[Read Pdf] ♹ The Worry Tree (Pohon Cemas) ♠ Nuiun.de

Buku ini menjadi buku yang sangat lama aku selesaikan padahal buku ini adalah buku yang banyak diisi dengan gambar lucu lucu khas anak anak dan hanya berisikan 110 halaman dengan tulisan yang gede gede Tapi entah mengapa aku sangat sulit untuk menyelesaikan buku ini.Sedikit cerita, buku ini mungkin ditujukan untuk ibu ibu yang akan membacakan dongeng dan cerita ke anak anaknya atau untuk anak anak yang berumur 10 tahun ke atas yang sudah memahami arti novel yang punya judul sangat berwarna ini Baiklah, buku ini adalah buku yang menceritakan bagaimana seorang anak yang bernama Juliet berumur 10 tahun yang selalu merasa kwatir dan uring uringan dengan sedikit masalah yang tidak diinginkan olehnya Baik dari masalah adiknya yang selalu mengganggunya, masalah teman teman sekolahnya sampai masalah koleksinya Apabila Juliet sudah uring uringan mengakibatkan Juliet gatal gatal yang menyebar ke kedua lengan dan kakinya seperti prajurit maju perang Sampai akhirnya dia bertemu dengan lukisan pohon dan keenam binatang yang ada di setiap cabangnya Pertama Di cabang kanan paling atas ada Wolfgang si Wombat Menurut Nana nenek Juliet, Wolfgang akan mengurusi kecemasan tentang teman temannya Kedua sebelah kanan ranting kedua ada Dimitri si Anjing, khusus untuk masalah keluarga Ketiga ada si Delia si Bebek yang khusus untuk mengurusi untuk masalah membiasakan diri terhadap perubahan, baik perubahan akibat pindah rumah, pindah sekolah dan bahkan pindah tidur Keempat ada Piers si Merak di sebelah kiri atas yang akan mengurusi untuk barang barangku yang hilang Kelima adalah Petronella si Babi yang akan mengurusi masalah kecemasan tentang sekolah Dan terkahir adalah Gwyneth si Kambing yang akan menyelesaikan masalah ketika sakit Dan ada ternyata ada lubang di tengah pohon yang khusus mencemaskan masalah yang tidak bisa digambarkan oleh Juliet.Jadi, menurut Nana, yang harus dilakukan oleh Juliet adalah ketika dia merasa kwatir dan cemas, adalah meletakkan masalahnya ke masing masing cabang dan binatang Hal ini dilakukan dengan baik oleh Nana sampai pada akhir cerita akhirnya Juliet berhasil untuk mengatasi sifatnya yang terlalu kwatir Satu hal yang menurut gw salah dari buku ini adalah anak anak diajarkan untuk mempercayai bahwa pohon tersebut benar benar ajaib dan ternyata memecahkan masalahnya Akhirnya si anak akan terus percaya akan keajaiaban pohon ini.Bukan berarti review buku ini gw kait kaitkan dengan ajaran agama tapi hanya sedikit berusaha mencari yang benar dari beberapa buku yang kubaca Menurut gw buku ini kurang cocok untuk diceritakan ke anak anak gw kalo gw dah punya anak akhirnya Karena apa, karena di dalam Alkitab sudah dikatakan bahwa semua kekwatiran itu harus diserahkan ke Tuhan bukan kepada yang lain.Kutipan dari Alkitab 1 Petrus 5 7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.Haha Anak anak harus dari dini diajarkan hal ini Mereka harus menyatakan semua kewatirannya kepada Babe di Surga karena dia yang menjagai dan menyelesaikan semua masalahnya. i wish i read this book when i was 10 years old when i was busy with lots of things to worry about read first day at new semester had always made my stomach rumble, assessment and assessment, my cousin s camera which lens i broke, my devilish spoiled brother, what to wear for tomorrow, friend who suddlenly didn t speak to me, report card after finish reading the book, i found out that my worriness lightened, though i did not hang them on the branch of the worry tree well, i know i am too wise and mature LOL to trust a worry tree, but still, marianne brought and stole away burdens on my shoulder the moment i closed the book thanks a lot for the beautiful story, marianne i shall read this for my future children i believe pretty and innocent minds of children should be filled up with stories like this, instead of fairy tales of cinderella or snow white oh, please, waiting for a prince to rescue you out of your world [Read Pdf] ♷ The Worry Tree (Pohon Cemas) ♗ Juliet S A Worrywart, And No Wonder Her Little Sister, Oaf, Follows Her Around Taking Notes And Singing The Irritating Song All Day Long Her Parents Are Always Arguing About Dad S Junk Nana S So Tired Of Craft Lessons That She Starts Barbecuing Things In The Middle Of The Night And Juliet S Friends, Lindsay And Gemma, Are Competing To See Which Of Them Is Juliet S Best Friend Juliet Can T Fit In Any Worries But Then She Makes A Remarkable Discovery Behind The Wallpaper In Her New Bedroom, Juliet Uncovers An Old Painting Of A Very Special Tree Nana Remembers It Well It S The Worry Tree, And With The Help Of A Duck Called Delia And The Other Worry Tree Animals, Juliet Just Might Be Able To Solve Some Of Life S Big Problems Saya jatuh cinta dengan covernya Dan yang pasti kelak suatu saat nanti anak saya pasti akan saya bacakan buku ini Seandainya saja sewaktu kecil saya memiliki gambaran pohon cemas di tembok kamar, mungkin mia yang sekarang bakal menjadi mia yang berbeda.Sewaktu kecil saya mencemaskan banyak hal dan tidak ada teman yang bisa diajak berbagi.Tidak pernah disangka kehidupan saya berubah total saat mama meninggal Tanggung jawab terbesar dari yang hanya berusaha mendapat ranking 3 besar di sekolah pun menjadi terasa sangat ringan.Secara tiba tiba semua yang terjadi di rumah seakan akan menjadi tanggung jawab saya.Adik kecil berusia 3 tahun yang bandelnya ampun ampunan.Setiap hari saya mencemaskannya bahkan terkadang sampai sekarang masih Saya cemas saat ia mulai masuk sekolah, saat ia ulangan sumatif, saat ia terima raport Karena kalau raportnya jelek saya bakal kena marah bokap, dan seringnya raportnya jelek doooh Saya cemas dengan bokap yang mulai marah tak menentu.Saya cemas jika hasil ulangan matematika saya anjlok berusaha niru tanda tangan bokap Cemas lagi gara gara takut ketahuan guru malsu tanda tangan ortu dan sudah jelaslah ketahuan DCemas jika teman di kelas tidak ngajak saya ngomong, karena saya paling ga tahan didiemin Cemas kalau anjing saya di rumah lari keluar dan ga balik lagi, secara si manis ga pernah mau dirantai.Cemas ini itu ga penting.Seandainya saja ada binatang binatang pohon cemas yang dapat membantu mengurangi kecemasan saya.Berkaca dari review teman teman gudrit yang juga membaca buku ini, sepertinya memang jaman kecil kita senderung mencemaskan yang tidak perlu dicemaskan Mungkin 5 tahun ke depan, ketika saya membaca blog ato diary, saya bisa ngekek ngekek sendiri kali Ngapain juga mencemaskan hal yang ga penting p Siapa yang tau sih apa yang bakal terjadi di depan nanti, selama kita melakukan yang terbaik, well just let Him do the rest Kesusahan sehari, cukuplah untuk sehari.Behold the fowls of the air for they sow not, neither do they reap, nor gather into barns yet your heavenly Father feedeth them Are ye not much better than they Thanks to Roos for borrowing me this book Worry Tree , Pohon Cemas, lucu banget judulnya dan tentu aja bikin penasaran pengen tau ceritanya.Juliet, gadis kecil dengan segala permasalahan yang timbul di usianya, tanpa sengaja menemukan lukisan dinding Pohon Cemas di kamar barunya, kamar yang dulu digunakan oleh neneknya ketika seumur dengan Juliet kamar yang juga sebelumnya digunakan sebagai ruang kerja ayahnya.Di lukisan pohon tersebut, Juliet dapat menggantungkan semua kecemasannya untuk dititipkan pada gambar binatang binatang yang ada di sana ada Wolfgang si wombat, Petronella si babi, Gwyneth si kambing, Dimitri si anjing, Piers si burung merak, Delia si bebek dan ada pula lubang pada batang pohon tempat menyimpan segala kecemasan yang tidak bisa digambarkan.Segala kecemasan yang timbul, oleh Juliet digantungkannya pada pohon tersebut untuk diselesaikan sementara ia tidur dengan nyenyak Kalaupun kemudian Juliet percaya bahwa pohon cemas itu telah membantu mengatasi semua permasalahannya, kita tentu tahu dan percaya bahwa itu hanyalah efek psikis saja Sesungguhnya hanya YANG MAHA TAHU lah yang membuka jalan sehingga Juliet mampu mengatasi semuanya.Sebagai orang dewasa, tentu hal ini sangat tidak masuk akal, tetapi kalau kita termasuk orang yang memiliki kecemasan yang berlebihan dan mengalami insomnia karenanya, saya rasa tidak ada salahnya bila cara ini dicoba Who knows A great book for kids I wish I had this book when I was a kidLooking up my elementary school period diary the one that I destroyed because of its humiliating content , I was amazed at how worried I was for many things Even my mom had asked me once after she read the diary behind my back , Dear child, what troubles you so much You don t have to worry about everything, you know A small girl with a lot of worries, this book helps identify worries and ways of dealing with them in a simple and accessible way With lots of children being anxious this book would be fantastic for any age be it a parent guardian reading it to their child or an independent read The book is easy to relate to and the tips Juliet uses could easily help others too A great book Kitaptaki fikri ve i leni tarz n ok be endim 9 11 ya aras ocuklar i in uygun olabilir. Pertama kali lihat buku ini memang sudah suka ma covernya, terus judulnya pohonduh Cintaaaaaaaaaa banget ma pohon Dan yang mengejutkan ternyata ini hasil terjemahannya Ninus Sang Ibu Ketua Narsis di Goodreads.wakakakakakkkkGood work,Nus I really enjoy read this book.Oke selebihnya adalah Spoilers yah teman teman.Kenapa dinamakan The Worry Tree atau Pohon Cemas karena dibuku ini ada gambar sebuah pohon yang besar dengan 6 cabang dan 6 binatang yang akan membantu mengatasi semua kecemasan, yang bertengger dicabang cabangnya tersebut dan perkenalkan, mereka adalah 1 Wolfgang, si Wombat, dia mengurusi kecemasan tentang teman temanmu.2 Petronella, si Babi, dia mengurusi kecemasan akan masalah masalah di sekolahmu.3 Gwyneth, si Kambing, dia akan membuatmu merasa lebih baik saat kau sakit.4 Dimitri, si Anjing, dia akan membantumu mengatasi kecemasan akan keluargamu 5 Piers, si Merak, dia lah yang bertugas mencemaskan akan barang barang yang hilang.6 Delia, si Bebek, dia tahu bagaimana sulitnya membiasakan diri terhadap perubahan perubahan akibat pindah rumah, pindah sekolah bahkan pindah kamar tidur.Dan, di Pohon Cemas tersebut ada Lubang pada Batang Pohonnya, disitu adalah tempat yang nyaman mengatasi kecemasan kecemasan akan hal yang tak bisa digambarkan.Yups, Juliet merasa semua beban ada padanya, cemas akan Ayah dan Ibunya yang bertengkar setiap hari, Neneknya yang tidak bahagia karena merasa tua, Adeknya yang manja dan suka sekali iseng padanya, belum teman lamanya Lindsay dan teman barunya Gemma yang berebut ingin menjadi sahabat terbaiknya dan Hugh si anak nakal disekolah yang menambah gatal gatal alergi pada kulitnya karena setiap cemas, kesal dan marah Juliet langsung merasakan ruam ruam diseluruh kulit tubuhnya Saat menemani Neneknya kekamar barunya, Juliet menemukan sebuah lukisan tua dibalik kertas pelapis dinding kamar tidurnya yang baru itu Setiap sebelum tidur Juliet selalu menceritakan kecemasannya pada binatang binatang dipohon tersebut, dengan cara menceritakan apa yang dia cemaskan sepanjang hari itu dan menyimpulkan kecemasannya menggunakan ibu jari dan telunjuknya kemudian menggantungkannya di salah satu cabang pohon dengan salah satu binatang sesuai tugas binatang tersebut Dan memang binatang binatang tersebut secara ajaib membantu mengatasi kecemasan kecemasan Juliet satu per satu Yah Juliet kecil mengingatkanku saat aku masih kecil dulu, kita empat bersaudara, selalu tidur satu bed dengan Bapak dan Ibu Setiap sebelum tidur kita berempat bergiliran diwajibkan untuk menceritakan kegiatan apa saja yang kita lakukan hari itu, disekolah atau saat bermain dan dengan siapa saja kita berinteraksi, entah itu teman, guru, nenek kakek, sepupu sebelah rumah ataupun orang orang yang kita temui dijalan Maklum dulu Bapak menyekolahkan kita di sekolah yang jauh dari rumah Dari cerita tersebut kadang Bapak dan Ibu bahkan adek adek jadi tahu siapa teman teman kita tanpa ketemu muka, dan saat mereka bertemu muka pun mereka langsung mengenali siapakah teman teman kita tersebut Dan biasanya mereka akan bilang, O..yang ini tho si Anu atau si Itu Padahal mereka baru bertemu Dan bagusnya kegiatan itu masih kita lakukan hingga sekarang kita sudah besar, berkeluarga dan punya anak Ternyata sangat berhasil untuk tetap sayuk rukun dengan saudara Bahkan dari kebiasan itu, bisa menyatukan teman teman kita yang belum pernah kenal dan bertemu dirumahku Rumah biasa dijadikan base camp karena hal tersebut.Itu masih satu keluarga, coba bayangkan bila setiap lebaran kita pulang kerumah nenek dan kakek semua anak 9 orang plus mantu 9 orang juga dan cucu cucu yang jumlahnya hampir 40an tidur disatu ruanganKalo Nenek bilang koyo bandeng ditoto maksudnya kayak ikan bandeng yang diatur membujur Tambah rame kan..dan saat itu adalah saat hilang semua kecemasan karena kita berada diantara orang orang yang kita cintai. Jangan biarkan kecemasan menguasaimuSaya termasuk seseorang yang tumbuh dengan watak pencemas, meskipun sebenarnya kata cepat panik lebih mewakili pribadi saya ketimbang sekadar cemas Gampang gugup, minder an, dan gak pede Itu semua, tentu saja, ujung ujungnya merepotkan diri sendiri, karena apapun yang saya lakukan ucapkan dalam keadaan panik, jelas makin memperparah kondisi saya.Berangkat dari pengalaman pribadi itulah saya mencomot novel anak anak ini dari stan Serambi di Islamic Book Fair 2010 yang digelar beberapa waktu lalu Saya terhipnotis pada judulnya dan harapan adanya saran penulisnya tentang bagaimana mengatasi sebuah kecemasan Awalnya saya berasumsi akan ada sedikit pernik fantasi magic dalam novel ini jika melihat ilustrasi sampulnya depan belakang bergambar sebuah pohon yang di beberapa cabangnya nangkring hewan hewan yang sebagian mustinya tidak bisa berada di situ Ada wombat, kambing, burung merak, anjing, babi, dan bebek putih Imajinasi saya langsung terbang ke dunia fabel, dengan mengira ira bahwa para binatang tersebut pasti bisa berbicara Ternyata, saya keliru.Gambar pohon beserta para penghuninya itu aselinya, dalam cerita, ya tetap sebuah gambar lukisan di tembok kamar seorang gadis cilik berusia 10 tahun yang mempunyai sifat gampang merasa cemas khawatir berlebihan Gadis cilik itu bernama Juliet Jennifer Jones, yang apabila digunakan untuk menandai kepemilikan atas suatu barang disingkat sesuai inisialnya, JJJ Penyingkatan ini menjadi terasa manis karena selalu diberikan perumpamaan oleh penulisnya, misal JJJ persis seperti tiga kail ikan berjajar hlm 6 , atau JJJ seperti ekor tiga monyet sedang berjajar hlm 24 , atau JJJ seperti tiga tongkat terbalik berjajar hlm 63 Cantik sekali perumpamaannya.Kisahnya sendiri sangat sederhana, lugu, dan menggemaskan Benar benar khas kanak kanak Tema hanya seputar kegelisahan seorang gadis kecil yang mulai mampu mencerna apapun yang terjadi di dunia ini, yang ditangkap panca inderanya Dimulai dari kekesalan akan gangguan adiknya yang jahil, kecemburuan teman lama ketika Juliet hendak menjalin persabahatan dengan teman baru, tindakan bullying yang dilakukan anak laki laki bandel di sekolah, hingga perasaan menyalahkan diri sendiri karena orangtuanya bertengkar Pada bagian ini saya terenyuh sekali Berikut saya kutip paragrafnya hlm 86 Gagasan itu membuatnya sedih, tetapi dia tahu itu akan memecahkan semua masalah mereka Stop serunya sambil berdiri Semuanya berhenti Ini semua salahku, tetapi aku tahu cara menyelesaikannya Duh Seketika itu saya ikut merasakan beban berat yang terpanggul di pundak Juliet, gadis cilik itu, yang sedih karena melihat masing masing anggota keluarganya mulai bertengkar dan saling menyalahkan Adegan lain yang tak kalah harunya adalah ketika Juliet berusaha mendamaikan dua temannya yang saling berkompetisi meraih simpatinya Gadis sekecil itu, kok bisa, ya Namun, jangan dipandang begitu lapang dada nya si Juliet, karena pada dasarnya dia adalah anak yang selalu mengalami ruam gatal jika dilanda kecemasan Apalagi kalau sudah menghadapi adik kecilnya, Ophelia Oaf, yang super ganggu dan cerewet, atau perasaan tak berdaya ketika di gencet oleh cowok bengal di sekolahannya Nah, berkat cerita dan bantuan dari Nana, neneknya, Juliet mulai mampu mengendalikan kecemasannya dengan menggantungkan rasa cemasnya itu di pohon cemas Untuk mengetahui bagaimana caranya, silakan disimak di bukunya langsung ya Pada saat bersamaan, bahkan lebih dulu start nya malah, saya juga membaca novel fantasy klasik anak anak berjudul Alice in Wonderland Lewis Carrol Namun, jika membandingkan keduanya, saya justru lebih mudah dan nikmat melahap habis Pohon Cemas ini Hal tersebut tentu saja karena unsur kesederhanaan cerita dan aliran plot yang runut dan gampang diikuti Saya tak perlu berkerut kerut demi memikirkan beragam teka teki yang dilontarkan tokoh utama Semuanya dilajukan pada jalan tol yang mulus dan bebas hambatan Tenang dan menghanyutkan Tapi, juga tetap berwarna dengan serangkaian kondisi konflik yang dihadapi oleh Juliet.Bagi pembaca anak anak novel ini dapat memberikan contoh bagaimana mengatasi masalah dan berhenti untuk mencemaskan segala hal Sedangkan bagi para orangtua juga dapat mengambil pelajaran untuk tidak menggelar pertunjukan adu mulut bahkan sampai adu jotos di depan anak anak, karena akan membawa dampak traumatik yang bisa saja sampai pada tahap serius Dalam kasus di novel ini, timbul perasaan bersalah dari si anak karena menyangka mereka lah penyebab cekcok kedua orangtuanya itu Bagus, kalo si anak bisa seperti Juliet yang dengan lantang menyatakan perasaannya Bagaimana jika si anak yang melihat pertengkaran orangtuanya itu tipe anak tertutup, bisa bisa si anak makin tertekan dan suatu ketika meledak, bisa bisa membawa dampak negatif yang luar biasa besar.Maka, yang bisa saya sampaikan, untuk Anda sekalian yang sudah dianugerahi momongan, agar selalu dapat menjaga proporsi yang tepat dalam setiap pengambilan keputusan bersama pasangan Anda dalam hidup ber rumah tangga Baiklah, selamat membaca, temans